Federasi PEKKA

Antusias Anggota Pekka Menjadi Penyemangat untuk Terus Maju

Hari ini sangat melelahkan, pagi itu kami beberapa kader Pekka Trenggalek yang bertugas dengan semangat menuju ke desa Pringapus kecamatan Dongko, Trenggalek untuk mendampingi pertemuan kelompok Pekka Seruni. Mengapa mereka meminta kami, kader Pekka dari lain desa untuk mendampingi? Karena mereka ingin kembali mengaktifkan pertemuan yang sudah lama tertunda karena Pandemi Covid 19. Hari ini […]

Antusias Anggota Pekka Menjadi Penyemangat untuk Terus Maju Read More »

Rapat Serikat, Kelas Paralegal, dan Shooting Film 20 Tahun PEKKA

Serikat Pekka Kota Pekalongan mengadakan Rapat rutin yang diadakan sebulan sekali yang diikuti oleh semua Pengurus Serikat Pekka beserta divisi – divisinya, serta Pengurus kelompok dari berbagai kelompok di Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan Timur dan Pekalongan Selatan. Rapat dilaksanakan di Aula Kelurahan Panjang Baru kecamatan Pekalongan Utara. Karena sudah menjadi kebiasaan saat hujan turun semaleman

Rapat Serikat, Kelas Paralegal, dan Shooting Film 20 Tahun PEKKA Read More »

Pekka Kalbar Mandiri dalam Keberagaman

Pagi hari sekitar jam 7.30 ibu-ibu pekka sudah rapi menunggu Bis yang akan mengantar mereka ke kantor DPRD Kubu Raya. Peserta dialog dari Rasau Jaya diwakili oleh 10 orang kader. Hari ini mereka menggunakan seragam kaos pekka berwarna ungu yang bertuliskan “Pekka Kalbar Mandiri dalam Keberagaman” dan tidak lupa menyelipkan pin “Serikat Pekka” dijilbab yang

Pekka Kalbar Mandiri dalam Keberagaman Read More »

Beternak Sapi, Apa Salahnya?

Saat pertemuan FPK Perlindungan Sosial di Sumatera Selatan, ibu-ibu anggota Serikat Pekka bertemu dengan para pemangku kepentingan kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan berdialog terkait akses terhadap program Perlindungan Sosial. Saat tanya jawab tiba, ibu pekka mengajukan usulan kepada bapak Asisten Dua Kabupaten OKI dan Bappeda : “Bapak, kami mengajukan usulan ternak sapi dan mengajukan

Beternak Sapi, Apa Salahnya? Read More »

Sang Bupati yang Susah Ditemui

Dalam kurun waktu 2008 -2009 banyak kasus yang terjadi di Aceh Barat Daya mulai dari KDRT sampai pencabulan yang rata-rata anak di bawah umur.Melihat kondisi yang memprihatinkan ini pemerintah seakan-akan tutup mata dan tidak menanggapi persoalan seperti itu.  Oleh karena itu kami memutuskan untuk melakukan audiensi dengan Bupati.  Hal ini ternyata tidak mudah karena dalam

Sang Bupati yang Susah Ditemui Read More »

Tidak Mudah Menjadi Seorang Kader/Promotor

Pekka telah berhasil mengembangkan dirinya di berbagai provinsi di Indonesia juga banyak lahir kader-kadernya. Tahap demi tahap kader Pekka bergerilya mencari perempuan-perempuan kepala keluarga yang ada di pelosok desa untuk bergabung di organisasi ini. Hal ini dirasakan oleh Sumiyati Deran Ole (43) tahun dari desa Weranggere kecamatan Witihama. Tepatnya Jumat (23/10/2020) melakukan kunjungan ke Desa

Tidak Mudah Menjadi Seorang Kader/Promotor Read More »

Bersama Merawat Hutan

Dengan adanya program memanfaatkan hutan untuk tanaman palawija seperti jagung (3 bulan panen), harapannya masyarakat mempunyai penghasilan per 3-4 bulan dengan memberikan bantuan modal pinjaman KUR, pinjaman kelompok tani. Sejak itu masyarakat ramai membabat hutan Saneo yang banyak ditanami kayu jati, kemiri, sehingga dulu hutan Saneo adalah penghasil madu. Kini hutan Saneo ditanami jagung oleh

Bersama Merawat Hutan Read More »

Pembuatan Film Pekka di Banyumas

Serikat Pekka Kab. Banyumas kedatangan tamu dari jakarta tim membuat film kegiatan Pekka diBanyumas. Mba yanti faslap Pekka yang bertugas di Kab. Banyumas jm 15:00 datang ke Desa Binangun bersama tim dokumentasi PEKKA sedang bertugas di Banyumas. Ketika itu kelompok Pekka Desa Binangun mengadakan pertemuan rutin simpan-pinjam, Senin, 26 oktober 2020. Salah satu anggota Pekka

Pembuatan Film Pekka di Banyumas Read More »

Semangatku Demi Anak

Sophia, seorang ibu rumah tangga tinggal di Dusun Pa’tampoan, Desa Balla Tumuka’, Kac. Balla, Kab. Mamasa Sulawesi Barat. Perempuan 60 tahun ini tinggal bersama dua anaknya. Ia ditinggalkan pergi suaminya sejak tahun 2006. Saat berpisah dengan suaminya Ia harus menafkahi anak-anaknya seorang diri. Tak pernah mengenal lelah, setiap hari harus banting tulang bekerja, berkebun dan

Semangatku Demi Anak Read More »