\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n
\"\"
PEKKA-Mart Sadulur Bogor, Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"Pekka Tegal Bertahan di Masa Sulit","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-tegal-bertahan-di-masa-sulit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-27 04:27:15","post_modified_gmt":"2022-06-27 04:27:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2073","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":2026,"post_author":"4","post_date":"2022-06-15 07:58:06","post_date_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content":"\n

\"\"
PEKKA-Mart Sadulur Bogor, Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Penulis: Saadatun, Kader JWP Tegal<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"Pekka Tegal Bertahan di Masa Sulit","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-tegal-bertahan-di-masa-sulit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-27 04:27:15","post_modified_gmt":"2022-06-27 04:27:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2073","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":2026,"post_author":"4","post_date":"2022-06-15 07:58:06","post_date_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content":"\n

\"\"
PEKKA-Mart Sadulur Bogor, Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Saat ini, di lingkungan desa kami, Desa Marga Ayu, ada beberapa pabrik yang sedang dalam proses pembangunan, di antaranya PT Winer, PT Fokwan, PT Yuhof, dan juga Adidas. Jika melihat banyaknya jumlah pabrik di desa kami, orang-orang mungkin melihat banyaknya lowongan pekerjaan yang bisa kami coba untuk menyambung hidup. Namun apa daya, umur yang semakin tua sudah tidak memungkinkan lagi untuk kami bekerja di pabrik. Semoga advokasi kami ke Pemerintah Desa nantinya dapat dimudahkan dan disetujui oleh Kepala Desa, sehingga perempuan di desa kami, baik Pekka maupun non-Pekka dapat sama-sama berdaya dan mampu menghidupi keluarga dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Saadatun, Kader JWP Tegal<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"Pekka Tegal Bertahan di Masa Sulit","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-tegal-bertahan-di-masa-sulit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-27 04:27:15","post_modified_gmt":"2022-06-27 04:27:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2073","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":2026,"post_author":"4","post_date":"2022-06-15 07:58:06","post_date_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content":"\n

\"\"
PEKKA-Mart Sadulur Bogor, Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Kami juga berencana untuk mengadvokasikan kegiatan-kegiatan pemberdayaan perempuan, khususnya perempuan berusia di atas 40 tahun kepada Pemerintah Desa agar kelompok-kelompok Pekka di Kabupaten Tegal dapat dirangkul dan diberi kepercayaan oleh pihak desa, karena selama ini Serikat Pekka Kabupaten Tegal masih dipandang dengan sebelah mata. Kami juga berharap pihak Pemerintah Desa nantinya dapat membantu para anggota Pekka untuk mendapatkan pekerjaan baru, karena mereka yang dulunya pergi ke sawah menjadi buruh tani, sekarang sudah tidak bisa ke sawah lagi karena lahan-lahan sawah banyak yang diubah menjadi pabrik. Tak heran jika banyak dari mereka sekarang menganggur.<\/p>\n\n\n\n

Saat ini, di lingkungan desa kami, Desa Marga Ayu, ada beberapa pabrik yang sedang dalam proses pembangunan, di antaranya PT Winer, PT Fokwan, PT Yuhof, dan juga Adidas. Jika melihat banyaknya jumlah pabrik di desa kami, orang-orang mungkin melihat banyaknya lowongan pekerjaan yang bisa kami coba untuk menyambung hidup. Namun apa daya, umur yang semakin tua sudah tidak memungkinkan lagi untuk kami bekerja di pabrik. Semoga advokasi kami ke Pemerintah Desa nantinya dapat dimudahkan dan disetujui oleh Kepala Desa, sehingga perempuan di desa kami, baik Pekka maupun non-Pekka dapat sama-sama berdaya dan mampu menghidupi keluarga dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Saadatun, Kader JWP Tegal<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"Pekka Tegal Bertahan di Masa Sulit","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-tegal-bertahan-di-masa-sulit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-27 04:27:15","post_modified_gmt":"2022-06-27 04:27:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2073","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":2026,"post_author":"4","post_date":"2022-06-15 07:58:06","post_date_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content":"\n

\"\"
PEKKA-Mart Sadulur Bogor, Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Keadaan di desa kami, Desa Marga Ayu amatlah sulit. Walaupun banyak pabrik di Tegal, rata-rata orang yang sudah berusia di atas 40 tahun sangat jarang atau mungkin tidak lagi dipekerjakan di pabrik karena dianggap sudah tidak cekatan lagi. Oleh karena itu, kami dari Serikat Pekka Kabupaten Tegal berinisiatif untuk menguatkan ekonomi para anggota Pekka melalui usaha makanan ringan yang kemudian akan dititipkan di beberapa toko atau warung.<\/p>\n\n\n\n

Kami juga berencana untuk mengadvokasikan kegiatan-kegiatan pemberdayaan perempuan, khususnya perempuan berusia di atas 40 tahun kepada Pemerintah Desa agar kelompok-kelompok Pekka di Kabupaten Tegal dapat dirangkul dan diberi kepercayaan oleh pihak desa, karena selama ini Serikat Pekka Kabupaten Tegal masih dipandang dengan sebelah mata. Kami juga berharap pihak Pemerintah Desa nantinya dapat membantu para anggota Pekka untuk mendapatkan pekerjaan baru, karena mereka yang dulunya pergi ke sawah menjadi buruh tani, sekarang sudah tidak bisa ke sawah lagi karena lahan-lahan sawah banyak yang diubah menjadi pabrik. Tak heran jika banyak dari mereka sekarang menganggur.<\/p>\n\n\n\n

Saat ini, di lingkungan desa kami, Desa Marga Ayu, ada beberapa pabrik yang sedang dalam proses pembangunan, di antaranya PT Winer, PT Fokwan, PT Yuhof, dan juga Adidas. Jika melihat banyaknya jumlah pabrik di desa kami, orang-orang mungkin melihat banyaknya lowongan pekerjaan yang bisa kami coba untuk menyambung hidup. Namun apa daya, umur yang semakin tua sudah tidak memungkinkan lagi untuk kami bekerja di pabrik. Semoga advokasi kami ke Pemerintah Desa nantinya dapat dimudahkan dan disetujui oleh Kepala Desa, sehingga perempuan di desa kami, baik Pekka maupun non-Pekka dapat sama-sama berdaya dan mampu menghidupi keluarga dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Saadatun, Kader JWP Tegal<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"Pekka Tegal Bertahan di Masa Sulit","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-tegal-bertahan-di-masa-sulit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-27 04:27:15","post_modified_gmt":"2022-06-27 04:27:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2073","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":2026,"post_author":"4","post_date":"2022-06-15 07:58:06","post_date_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content":"\n

\"\"
PEKKA-Mart Sadulur Bogor, Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Di tengah masa sulit karena adanya pandemi Covid-19 seperti sekarang, banyak orang yang terdampak secara ekonomi, termasuk para anggota Pekka di Kabupaten Tegal. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk tetap produktif di tengah pandemi, serta dapat membantu mereka untuk mencari alternatif pendapatan agar mereka bisa bertahan di masa sulit seperti sekarang ini.<\/p>\n\n\n\n

Keadaan di desa kami, Desa Marga Ayu amatlah sulit. Walaupun banyak pabrik di Tegal, rata-rata orang yang sudah berusia di atas 40 tahun sangat jarang atau mungkin tidak lagi dipekerjakan di pabrik karena dianggap sudah tidak cekatan lagi. Oleh karena itu, kami dari Serikat Pekka Kabupaten Tegal berinisiatif untuk menguatkan ekonomi para anggota Pekka melalui usaha makanan ringan yang kemudian akan dititipkan di beberapa toko atau warung.<\/p>\n\n\n\n

Kami juga berencana untuk mengadvokasikan kegiatan-kegiatan pemberdayaan perempuan, khususnya perempuan berusia di atas 40 tahun kepada Pemerintah Desa agar kelompok-kelompok Pekka di Kabupaten Tegal dapat dirangkul dan diberi kepercayaan oleh pihak desa, karena selama ini Serikat Pekka Kabupaten Tegal masih dipandang dengan sebelah mata. Kami juga berharap pihak Pemerintah Desa nantinya dapat membantu para anggota Pekka untuk mendapatkan pekerjaan baru, karena mereka yang dulunya pergi ke sawah menjadi buruh tani, sekarang sudah tidak bisa ke sawah lagi karena lahan-lahan sawah banyak yang diubah menjadi pabrik. Tak heran jika banyak dari mereka sekarang menganggur.<\/p>\n\n\n\n

Saat ini, di lingkungan desa kami, Desa Marga Ayu, ada beberapa pabrik yang sedang dalam proses pembangunan, di antaranya PT Winer, PT Fokwan, PT Yuhof, dan juga Adidas. Jika melihat banyaknya jumlah pabrik di desa kami, orang-orang mungkin melihat banyaknya lowongan pekerjaan yang bisa kami coba untuk menyambung hidup. Namun apa daya, umur yang semakin tua sudah tidak memungkinkan lagi untuk kami bekerja di pabrik. Semoga advokasi kami ke Pemerintah Desa nantinya dapat dimudahkan dan disetujui oleh Kepala Desa, sehingga perempuan di desa kami, baik Pekka maupun non-Pekka dapat sama-sama berdaya dan mampu menghidupi keluarga dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Saadatun, Kader JWP Tegal<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"Pekka Tegal Bertahan di Masa Sulit","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-tegal-bertahan-di-masa-sulit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-27 04:27:15","post_modified_gmt":"2022-06-27 04:27:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2073","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":2026,"post_author":"4","post_date":"2022-06-15 07:58:06","post_date_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content":"\n

\"\"
PEKKA-Mart Sadulur Bogor, Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n

Serikat Pekka Kabupaten Tegal telah mengadakan pelatihan membuat makanan kering pada 8 Oktober 2021. Pada pelatihan tersebut, kami berlatih membuat pesro. Pesro adalah tempe yang diuleg dan dicampur dengan adonan yang terbuat dari tepung terigu dan tepung tapioka, kemudian digoreng. Selain bahan bakunya murah, waktu pembuatannya juga tidak membutuhkan waktu lama.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah masa sulit karena adanya pandemi Covid-19 seperti sekarang, banyak orang yang terdampak secara ekonomi, termasuk para anggota Pekka di Kabupaten Tegal. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk tetap produktif di tengah pandemi, serta dapat membantu mereka untuk mencari alternatif pendapatan agar mereka bisa bertahan di masa sulit seperti sekarang ini.<\/p>\n\n\n\n

Keadaan di desa kami, Desa Marga Ayu amatlah sulit. Walaupun banyak pabrik di Tegal, rata-rata orang yang sudah berusia di atas 40 tahun sangat jarang atau mungkin tidak lagi dipekerjakan di pabrik karena dianggap sudah tidak cekatan lagi. Oleh karena itu, kami dari Serikat Pekka Kabupaten Tegal berinisiatif untuk menguatkan ekonomi para anggota Pekka melalui usaha makanan ringan yang kemudian akan dititipkan di beberapa toko atau warung.<\/p>\n\n\n\n

Kami juga berencana untuk mengadvokasikan kegiatan-kegiatan pemberdayaan perempuan, khususnya perempuan berusia di atas 40 tahun kepada Pemerintah Desa agar kelompok-kelompok Pekka di Kabupaten Tegal dapat dirangkul dan diberi kepercayaan oleh pihak desa, karena selama ini Serikat Pekka Kabupaten Tegal masih dipandang dengan sebelah mata. Kami juga berharap pihak Pemerintah Desa nantinya dapat membantu para anggota Pekka untuk mendapatkan pekerjaan baru, karena mereka yang dulunya pergi ke sawah menjadi buruh tani, sekarang sudah tidak bisa ke sawah lagi karena lahan-lahan sawah banyak yang diubah menjadi pabrik. Tak heran jika banyak dari mereka sekarang menganggur.<\/p>\n\n\n\n

Saat ini, di lingkungan desa kami, Desa Marga Ayu, ada beberapa pabrik yang sedang dalam proses pembangunan, di antaranya PT Winer, PT Fokwan, PT Yuhof, dan juga Adidas. Jika melihat banyaknya jumlah pabrik di desa kami, orang-orang mungkin melihat banyaknya lowongan pekerjaan yang bisa kami coba untuk menyambung hidup. Namun apa daya, umur yang semakin tua sudah tidak memungkinkan lagi untuk kami bekerja di pabrik. Semoga advokasi kami ke Pemerintah Desa nantinya dapat dimudahkan dan disetujui oleh Kepala Desa, sehingga perempuan di desa kami, baik Pekka maupun non-Pekka dapat sama-sama berdaya dan mampu menghidupi keluarga dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Saadatun, Kader JWP Tegal<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"Pekka Tegal Bertahan di Masa Sulit","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-tegal-bertahan-di-masa-sulit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-27 04:27:15","post_modified_gmt":"2022-06-27 04:27:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2073","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":2026,"post_author":"4","post_date":"2022-06-15 07:58:06","post_date_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content":"\n

\"\"
PEKKA-Mart Sadulur Bogor, Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
\n
\"\"
Pelatihan Mebuat Pesro oleh Ibu-ibu Serikat Pekka Kabupaten Tegal<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Serikat Pekka Kabupaten Tegal telah mengadakan pelatihan membuat makanan kering pada 8 Oktober 2021. Pada pelatihan tersebut, kami berlatih membuat pesro. Pesro adalah tempe yang diuleg dan dicampur dengan adonan yang terbuat dari tepung terigu dan tepung tapioka, kemudian digoreng. Selain bahan bakunya murah, waktu pembuatannya juga tidak membutuhkan waktu lama.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah masa sulit karena adanya pandemi Covid-19 seperti sekarang, banyak orang yang terdampak secara ekonomi, termasuk para anggota Pekka di Kabupaten Tegal. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk tetap produktif di tengah pandemi, serta dapat membantu mereka untuk mencari alternatif pendapatan agar mereka bisa bertahan di masa sulit seperti sekarang ini.<\/p>\n\n\n\n

Keadaan di desa kami, Desa Marga Ayu amatlah sulit. Walaupun banyak pabrik di Tegal, rata-rata orang yang sudah berusia di atas 40 tahun sangat jarang atau mungkin tidak lagi dipekerjakan di pabrik karena dianggap sudah tidak cekatan lagi. Oleh karena itu, kami dari Serikat Pekka Kabupaten Tegal berinisiatif untuk menguatkan ekonomi para anggota Pekka melalui usaha makanan ringan yang kemudian akan dititipkan di beberapa toko atau warung.<\/p>\n\n\n\n

Kami juga berencana untuk mengadvokasikan kegiatan-kegiatan pemberdayaan perempuan, khususnya perempuan berusia di atas 40 tahun kepada Pemerintah Desa agar kelompok-kelompok Pekka di Kabupaten Tegal dapat dirangkul dan diberi kepercayaan oleh pihak desa, karena selama ini Serikat Pekka Kabupaten Tegal masih dipandang dengan sebelah mata. Kami juga berharap pihak Pemerintah Desa nantinya dapat membantu para anggota Pekka untuk mendapatkan pekerjaan baru, karena mereka yang dulunya pergi ke sawah menjadi buruh tani, sekarang sudah tidak bisa ke sawah lagi karena lahan-lahan sawah banyak yang diubah menjadi pabrik. Tak heran jika banyak dari mereka sekarang menganggur.<\/p>\n\n\n\n

Saat ini, di lingkungan desa kami, Desa Marga Ayu, ada beberapa pabrik yang sedang dalam proses pembangunan, di antaranya PT Winer, PT Fokwan, PT Yuhof, dan juga Adidas. Jika melihat banyaknya jumlah pabrik di desa kami, orang-orang mungkin melihat banyaknya lowongan pekerjaan yang bisa kami coba untuk menyambung hidup. Namun apa daya, umur yang semakin tua sudah tidak memungkinkan lagi untuk kami bekerja di pabrik. Semoga advokasi kami ke Pemerintah Desa nantinya dapat dimudahkan dan disetujui oleh Kepala Desa, sehingga perempuan di desa kami, baik Pekka maupun non-Pekka dapat sama-sama berdaya dan mampu menghidupi keluarga dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Saadatun, Kader JWP Tegal<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"Pekka Tegal Bertahan di Masa Sulit","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-tegal-bertahan-di-masa-sulit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-27 04:27:15","post_modified_gmt":"2022-06-27 04:27:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2073","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":2026,"post_author":"4","post_date":"2022-06-15 07:58:06","post_date_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content":"\n

\"\"
PEKKA-Mart Sadulur Bogor, Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Dengan penuh doa, harapan, dan impian, kami memulai PEKKA-Mart kami pada tanggal 27 Februari 2021 lalu. PEKKA-Mart yang kami beri nama PEKKA-Mart Sadulur tersebut berlokasi di Kampung Pondok Gede RT 02 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di awal kehadirannya, kami hanya sanggup memulainya dengan modal yang tidak begitu besar. Dengan modal tersebut, kami mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan anggota kami sedikit demi sedikit, walaupun belum kebutuhan semua anggota dapat kami penuhi.<\/p>\n\n\n\n

Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan sampai satu bulan pertama kami menjalankan PEKKA-Mart, rasanya begitu sulit dan berat untuk kami. Tapi semangat dan harapan kami jauh lebih besar dari hambatan-hambatan yang melintang di hadapan kami. Alhamdulillah<\/em>, pada bulan ketiga mulai terlihat ada setitik sinar pada PEKKA-Mart yang kami jalankan. Kami bahkan sudah dapat memenuhi setiap kebutuhan anggota kami, meski dengan segala keterbatasan kami.<\/p>\n\n\n\n

Setiap hari Jumat atau Sabtu, ada salah seorang anggota kami yang bertugas untuk mengumpulkan catatan pesanan. Kemudian di hari selanjutnya, ada dua atau tiga anggota kami lainnya yang bertugas untuk berbelanja dengan terlebih dahulu mengecek harga di setiap agen agar kami mendapatkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kami. Kami berbelanja menggunakan sepeda motor milik salah seorang anggota kami. Kadang, kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter untuk berbelanja kalau tidak ada sepeda motor yang dapat kami gunakan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi kami karena itulah cara kami untuk memangkas pengeluaran transportasi agar harapan, impian, dan cita-cita kami dapat segera terwujud.<\/p>\n\n\n\n

Kami sangat ingin memiliki PEKKA-Mart yang maju, besar, dan berkembang yang nantinya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan anggota kami, melainkan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar kelompok kami, serta dapat mewujudkan impian kami untuk lepas dari jeratan rentenir yang selama ini masih sangat menghantui kami. Sepulangnya kami berbelanja dari pasar, kami biasanya langsung membagikan pesanan-pesanan anggota kami dengan terlebih dahulu memberikan daftar harga yang sesuai dengan pesanan mereka. Perlahan tapi pasti, itulah yang harus kami jalani untuk mewujudkan PEKKA-Mart yang sesuai dengan harapan kami, karena kami merupakan perempuan-perempuan tangguh dan beruntung yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Maju terus untuk semua perempuan-perempuan di dunia, kita tangguh dan kita bisa!<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Een, Kader JWP Bogor<\/p>\n\n\n\n

Editor: Capella Latief<\/p>\n","post_title":"PEKKA-Mart Sadulur; Sebuah Harapan yang Direalisasikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pekka-mart-sadulur-sebuah-harapan-yang-direalisasikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2022-06-15 07:58:06","post_modified_gmt":"2022-06-15 07:58:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=2026","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 1 of 11 1 2 11
Page 1 of 11 1 2 11