\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Entah apa yang ada dipikirannya. Ina Lani\nberterima kasih dengan pertemuan ini. Terima kasih Lodan Doe, terima kasih\ntelah lahir dari rahimmu ini. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Setelah\nitu ina-ina diminta untuk mengisi kuisioner penelitian yang dibagikan tentang\nHAM dan Strategis Gender. Di akhir pertemuan ini ina-ina menyayikan lagu Pekka\ndan Ina Lani sangat terharu dan meneteskan air mata.<\/p>\n\n\n\n

Entah apa yang ada dipikirannya. Ina Lani\nberterima kasih dengan pertemuan ini. Terima kasih Lodan Doe, terima kasih\ntelah lahir dari rahimmu ini. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Dari 37 Pekka yang hadir, Ina Lani mendengar\nsendiri mengapa mereka harus masuk di Pekka. Dari jawaban ina-ina ini, ina Lani\nmngucapkan bahwa perempuan adalah sosok yang sangat kuat dan tegar dia berjuang\nuntuk bisa mendapatkan hak-haknya, hidup, tumbuh dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n

Setelah\nitu ina-ina diminta untuk mengisi kuisioner penelitian yang dibagikan tentang\nHAM dan Strategis Gender. Di akhir pertemuan ini ina-ina menyayikan lagu Pekka\ndan Ina Lani sangat terharu dan meneteskan air mata.<\/p>\n\n\n\n

Entah apa yang ada dipikirannya. Ina Lani\nberterima kasih dengan pertemuan ini. Terima kasih Lodan Doe, terima kasih\ntelah lahir dari rahimmu ini. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n
\"Text<\/figure>\n\n\n\n

Dari 37 Pekka yang hadir, Ina Lani mendengar\nsendiri mengapa mereka harus masuk di Pekka. Dari jawaban ina-ina ini, ina Lani\nmngucapkan bahwa perempuan adalah sosok yang sangat kuat dan tegar dia berjuang\nuntuk bisa mendapatkan hak-haknya, hidup, tumbuh dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n

Setelah\nitu ina-ina diminta untuk mengisi kuisioner penelitian yang dibagikan tentang\nHAM dan Strategis Gender. Di akhir pertemuan ini ina-ina menyayikan lagu Pekka\ndan Ina Lani sangat terharu dan meneteskan air mata.<\/p>\n\n\n\n

Entah apa yang ada dipikirannya. Ina Lani\nberterima kasih dengan pertemuan ini. Terima kasih Lodan Doe, terima kasih\ntelah lahir dari rahimmu ini. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Walau\nbaru pertama kali bertemu ina Lani merasa sangat dekat dan terharu dengan\nperjuangan ina-ina Pekka menjadi pemimpin dalam keluarga dan di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\"Text<\/figure>\n\n\n\n

Dari 37 Pekka yang hadir, Ina Lani mendengar\nsendiri mengapa mereka harus masuk di Pekka. Dari jawaban ina-ina ini, ina Lani\nmngucapkan bahwa perempuan adalah sosok yang sangat kuat dan tegar dia berjuang\nuntuk bisa mendapatkan hak-haknya, hidup, tumbuh dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n

Setelah\nitu ina-ina diminta untuk mengisi kuisioner penelitian yang dibagikan tentang\nHAM dan Strategis Gender. Di akhir pertemuan ini ina-ina menyayikan lagu Pekka\ndan Ina Lani sangat terharu dan meneteskan air mata.<\/p>\n\n\n\n

Entah apa yang ada dipikirannya. Ina Lani\nberterima kasih dengan pertemuan ini. Terima kasih Lodan Doe, terima kasih\ntelah lahir dari rahimmu ini. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Adapun\nTujuan dari kunjungan ini adalah mau bertemu dan melihat langsung organisasi\nPerempuan dalam perjuangan keadilan gender dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)\npada perempuan untuk mendorong implementasi kebijakan dan regulasi penghapusan\nkekerasan terhadap Perempuan.<\/p>\n\n\n\n

Walau\nbaru pertama kali bertemu ina Lani merasa sangat dekat dan terharu dengan\nperjuangan ina-ina Pekka menjadi pemimpin dalam keluarga dan di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\"Text<\/figure>\n\n\n\n

Dari 37 Pekka yang hadir, Ina Lani mendengar\nsendiri mengapa mereka harus masuk di Pekka. Dari jawaban ina-ina ini, ina Lani\nmngucapkan bahwa perempuan adalah sosok yang sangat kuat dan tegar dia berjuang\nuntuk bisa mendapatkan hak-haknya, hidup, tumbuh dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n

Setelah\nitu ina-ina diminta untuk mengisi kuisioner penelitian yang dibagikan tentang\nHAM dan Strategis Gender. Di akhir pertemuan ini ina-ina menyayikan lagu Pekka\ndan Ina Lani sangat terharu dan meneteskan air mata.<\/p>\n\n\n\n

Entah apa yang ada dipikirannya. Ina Lani\nberterima kasih dengan pertemuan ini. Terima kasih Lodan Doe, terima kasih\ntelah lahir dari rahimmu ini. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Acara\nini dimulai dengan sapaan awal dari Ina Kamsinah bahwa ini menjadi kebanggaan\nkami ina-ina Pekka karena dikunjungi oleh Ina Lany dan juga Kepala Bappeda.<\/p>\n\n\n\n

Adapun\nTujuan dari kunjungan ini adalah mau bertemu dan melihat langsung organisasi\nPerempuan dalam perjuangan keadilan gender dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)\npada perempuan untuk mendorong implementasi kebijakan dan regulasi penghapusan\nkekerasan terhadap Perempuan.<\/p>\n\n\n\n

Walau\nbaru pertama kali bertemu ina Lani merasa sangat dekat dan terharu dengan\nperjuangan ina-ina Pekka menjadi pemimpin dalam keluarga dan di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\"Text<\/figure>\n\n\n\n

Dari 37 Pekka yang hadir, Ina Lani mendengar\nsendiri mengapa mereka harus masuk di Pekka. Dari jawaban ina-ina ini, ina Lani\nmngucapkan bahwa perempuan adalah sosok yang sangat kuat dan tegar dia berjuang\nuntuk bisa mendapatkan hak-haknya, hidup, tumbuh dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n

Setelah\nitu ina-ina diminta untuk mengisi kuisioner penelitian yang dibagikan tentang\nHAM dan Strategis Gender. Di akhir pertemuan ini ina-ina menyayikan lagu Pekka\ndan Ina Lani sangat terharu dan meneteskan air mata.<\/p>\n\n\n\n

Entah apa yang ada dipikirannya. Ina Lani\nberterima kasih dengan pertemuan ini. Terima kasih Lodan Doe, terima kasih\ntelah lahir dari rahimmu ini. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Rasa\nbahagia karena akan dikunjungi lagi. Akhirnya waktu itu juga datang. Hari Kamis\ntanggal 20 Juni 2019,di Center Pekka Lodan Doe, Desa Hinga, Kecamatan\nKelubagolit, Kabupaten Flores Timur, Dr. Lanny Ramli,SH. M.Hum dari Lembaga Penelitian dan Inovasi pada Universitas\nAirlangga didampingi Oleh Kepala Bappeda Theodorus Hadjon bersama Kasubidnya\ndatang pukul 9.30 di Center Pekka Lodan Doe untuk bertemu dengan ina-ina Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Acara\nini dimulai dengan sapaan awal dari Ina Kamsinah bahwa ini menjadi kebanggaan\nkami ina-ina Pekka karena dikunjungi oleh Ina Lany dan juga Kepala Bappeda.<\/p>\n\n\n\n

Adapun\nTujuan dari kunjungan ini adalah mau bertemu dan melihat langsung organisasi\nPerempuan dalam perjuangan keadilan gender dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)\npada perempuan untuk mendorong implementasi kebijakan dan regulasi penghapusan\nkekerasan terhadap Perempuan.<\/p>\n\n\n\n

Walau\nbaru pertama kali bertemu ina Lani merasa sangat dekat dan terharu dengan\nperjuangan ina-ina Pekka menjadi pemimpin dalam keluarga dan di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\"Text<\/figure>\n\n\n\n

Dari 37 Pekka yang hadir, Ina Lani mendengar\nsendiri mengapa mereka harus masuk di Pekka. Dari jawaban ina-ina ini, ina Lani\nmngucapkan bahwa perempuan adalah sosok yang sangat kuat dan tegar dia berjuang\nuntuk bisa mendapatkan hak-haknya, hidup, tumbuh dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n

Setelah\nitu ina-ina diminta untuk mengisi kuisioner penelitian yang dibagikan tentang\nHAM dan Strategis Gender. Di akhir pertemuan ini ina-ina menyayikan lagu Pekka\ndan Ina Lani sangat terharu dan meneteskan air mata.<\/p>\n\n\n\n

Entah apa yang ada dipikirannya. Ina Lani\nberterima kasih dengan pertemuan ini. Terima kasih Lodan Doe, terima kasih\ntelah lahir dari rahimmu ini. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
\n

Dalam\nperjalanan berkunjung ke kelompok, Kamsinah ditelfon oleh Kepala Bappeda Kabupaten\nFlores Timur bahwa ada dosen Dari Universitas Airlangga akan datang untuk\nmelakukan wawancara dengan Ina-Ina Pekka Lodan Doe. <\/p>\n\n\n\n

Rasa\nbahagia karena akan dikunjungi lagi. Akhirnya waktu itu juga datang. Hari Kamis\ntanggal 20 Juni 2019,di Center Pekka Lodan Doe, Desa Hinga, Kecamatan\nKelubagolit, Kabupaten Flores Timur, Dr. Lanny Ramli,SH. M.Hum dari Lembaga Penelitian dan Inovasi pada Universitas\nAirlangga didampingi Oleh Kepala Bappeda Theodorus Hadjon bersama Kasubidnya\ndatang pukul 9.30 di Center Pekka Lodan Doe untuk bertemu dengan ina-ina Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Acara\nini dimulai dengan sapaan awal dari Ina Kamsinah bahwa ini menjadi kebanggaan\nkami ina-ina Pekka karena dikunjungi oleh Ina Lany dan juga Kepala Bappeda.<\/p>\n\n\n\n

Adapun\nTujuan dari kunjungan ini adalah mau bertemu dan melihat langsung organisasi\nPerempuan dalam perjuangan keadilan gender dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)\npada perempuan untuk mendorong implementasi kebijakan dan regulasi penghapusan\nkekerasan terhadap Perempuan.<\/p>\n\n\n\n

Walau\nbaru pertama kali bertemu ina Lani merasa sangat dekat dan terharu dengan\nperjuangan ina-ina Pekka menjadi pemimpin dalam keluarga dan di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\"Text<\/figure>\n\n\n\n

Dari 37 Pekka yang hadir, Ina Lani mendengar\nsendiri mengapa mereka harus masuk di Pekka. Dari jawaban ina-ina ini, ina Lani\nmngucapkan bahwa perempuan adalah sosok yang sangat kuat dan tegar dia berjuang\nuntuk bisa mendapatkan hak-haknya, hidup, tumbuh dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n

Setelah\nitu ina-ina diminta untuk mengisi kuisioner penelitian yang dibagikan tentang\nHAM dan Strategis Gender. Di akhir pertemuan ini ina-ina menyayikan lagu Pekka\ndan Ina Lani sangat terharu dan meneteskan air mata.<\/p>\n\n\n\n

Entah apa yang ada dipikirannya. Ina Lani\nberterima kasih dengan pertemuan ini. Terima kasih Lodan Doe, terima kasih\ntelah lahir dari rahimmu ini. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Apriani<\/strong>,\n<\/strong>kader<\/strong>\nPekka NTT<\/strong><\/p>\n","post_title":"Sekolahku di Center Pekka Lodan Doe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekolahku-di-center-pekka-lodan-doe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 10:09:01","post_modified_gmt":"2020-10-20 10:09:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1045","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":1024,"post_author":"4","post_date":"2020-10-20 04:24:15","post_date_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content":"\n

Koperasi Pekka\nKarya Annisa kabupaten Brebes sudah lama berdiri dan setiap transaksi simpan\npinjam pada tanggal 26 setiap bulan mencapai 25 juta lebih. Akan tetapi\npembuatan laporan keuangan belum bisa dilakukan oleh pengurus sendiri dengan\nlengkap. laporan yang dibuat hanya sampai dengan laporan kas saja setiap bulan.\nSehingga setiap tahun akan melakukan RAT selalu menggantungkan pada pendamping\nlapang untuk membuatkan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n

Maka pada hari\nSelasa tanggal 27 Agustus 2019, faslap meminta mereka untuk merekap transaksi\nyang diterima pada pertemuan bulan ini yaitu tangal 26 Agustus dan kami akan\nmencoba membuat laporan keuangan sampai dengan neraca bersama-sama. Pengurus\nberjumlah 6 orang, faslap bagi menjadi 2 tim. <\/p>\n\n\n\n

Awalnya, kami\nmerekap simpanan dan pinjaman, setelah itu faslap mencoba membuat laporan\nkeuangan sendiri. Kemudian faslap memandu pengurus untuk menyusun laporan kas,\ndengan membacakan transaksi keuangan dan mereka yang menentukan penulisan di\nposisi kolom debet atau kredit, membuat laporan Rugi\/laba dengan memilah biaya\ndan pendapatan selama transaksi bulan ini. Kemudian, dari bermodal 3 data tadi,\nfaslap memandu pengurus membuat laporan neraca. Alhasil, laporan keuangan bulan\nagustus 2019 selesai!!! Pengurus merasa senang dan heran, kenapa membuat\nlaporan keuangan yang selama ini dibayangkan sulit ternyata mudah? \u201cjebule ko\ngampang ya? Kayonge sing uwis-uwis gawe laporan RAT suwi nemen?\u201d kata salah\nsatu dari mereka. Faslap jawab, karena teman-teman sudah mulai paham sehingga\nterasa mudah, dan laporan dibuat langsung setelah transaksi sehingga jika ada\nkesalahan data bisa langsung dikoreksi. Sedangkan selama ini, laporan neraca\ntidak dibuat sehingga menumpuk selama 1 tahun bahkan lebih, jika ada kesalahan\ndata menjadi semakin bertumpuk masalahnya. Kegiatan ini sebenarnya juga sudah\npernah diajarkan oleh faslap sebelumnya, akan tetapi karena tidak dilakukan\njadinya lupa.<\/p>\n\n\n\n

Karena mereka sedang bersemangat, maka Faslap lanjutkan dengan memberi tantangan membuat laporan keuangan bulan Juli 2019. Faslap membacakan rekap simpanan dan pinjaman serta laporan kas yang sudah disiapkan. Kemudian mereka tinggal melanjutkan membuat laporan Rugi\/Laba dan Neraca. Mereka sempat kewalahan, tapi faslap semangati dengan memberikan minuman jamu gendong jika teman-teman berhasil, karena pada saat itu penjual jamu sedang lewat center pekka . Maka, mereka saling berlomba untuk lebih cepat selesai. 15 menit kemudian... \u201c BERHASIL... HORRREEE... AKU BISA.. \u201c teriak Wikdini Harti girang. Mulai bulan September besok dia dan Wasri akan mencoba membuat laporan ini setelah transaksi koperasi setelah di rekap laporan simpin dan kas oleh pengurus lainnya. Kegiatan hari ini dilakukan di center Pekka dari jam 9.30 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dan selesai dengan menggembirakan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: <\/strong>Anti, Faslap Pekka Brebes<\/strong><\/p>\n","post_title":"Tak Sesulit yang Dibayangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tak-sesulit-yang-dibayangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-20 04:24:15","post_modified_gmt":"2020-10-20 04:24:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=1024","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":991,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 07:00:27","post_date_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content":"\n

Kelompok Kantil dan Srikandi yang biasa melakukan\npertemuannya di hari Jumat malam yang diisi dengan kegiatan baca doa-doa,\nsimpan pinjam, usaha kelompok dan diskusi terkait perlindungan sosial.\nPertemuan kali ini tepatnya tanggal 22 November 2019 dihadiri oleh Bapak\nSuharyono dari Bappeda Kabupaten Bantul yang berniat silaturahmi sejauh mana\nkegiatan Pekka berjalan. Agenda perremuan kelompok pun juga tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Dalam acara ini, beliau memberikan materi terkait dengan\nekonomi keluarga. Bagaimana sulitnya uang didapat karena sekarang ini\nperekonomian memang sulit juga dan yang harus pintar adalah kita dalam mengatur\nkeuangan keluarga.  Membuat skala\nprioritas sangat penting sehingga bisa diketahui mana yang mesti cepat\ndibiayai\/ mendesak dan mana yang bisa diakhirkan. Seberapapun banyak uang yang\ndidapat harus disyukuri dan menjalani kehidupan dengan ikhlas. Jangan iri\nterhadap yang dimiliki orang lain, justru harus menjadi pemicu untuk maju\nsupaya rezeki yang diperoleh berkah. <\/p>\n\n\n\n

 Semangat kerja dan\nberusaha untuk maju harus tetap dipeihara bahkan kalau bia ditingkatkan. Beliau\nsangat senang sekali melihat semangat ibu-ibu untuk pertemuan dengan membagi\nwaktu dengan urusan rumah tangga dan usaha sehari-harinya. Beliau mendorong ibu\nPekka kelompok kantil dan Srikandi berjaringan  \nusaha supaya usahanya terus maju. <\/p>\n\n\n\n

Tak terasa waktu pun semakin malam, beliaupun berpamitan dan berharap bisa mengikuti pertemuan di kelompok Pekka lagi. Maka acara pertemuan ditutup dengan doa dan anggota Pekka bergantian bersalaman dengan Pak Suharyono dan semua yang hadir. <\/p>\n\n\n\n

Pengurus Pekka dengan beberapa anggota yang belum selesai\ndengan urusan simpan pinjam koperasi, arisan dan usaha menemui pengurusnya\nuntuk menyelesaikannya. Sedangkan pengurus kelompok baru selesai berbenah semua\ntransaksi serta pernak pernik kelompok pukul 22.45. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor: Siti, kader Pekka Bantul<\/strong><\/p>\n","post_title":"Bappeda Hadiri Pertemuan Kelompok Srikandi dan Kantil","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bappeda-hadiri-pertemuan-kelompok-srikandi-dan-kantil","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 07:00:27","post_modified_gmt":"2020-10-19 07:00:27","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=991","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":965,"post_author":"4","post_date":"2020-10-19 04:15:40","post_date_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content":"\n

Tim Pekka melakukan sosialisasi Program pemberdayaan Perempuan Kepala\nKeluarga di Desa Aimoli kecamatan Alor Barat Laut. Sekaligus diskusi terkait\nperlindungan sosial tentang Legalitas diri . peserta yang hadir sebanyak 39\norang salah satunya Kepala Bidang Pendaftaran dan kependudukan kabupaten Alor,\nRabu, 21 Agustus 2019.<\/p>\n\n\n\n

Tepat pukul 9.30 kegiatan dimulai, isi sambutan dari kepala Desa Aimoli\nGaddauna E. Beli, mengucapkan terima kasih kepada Pekka karena Pekka hadir di\ndesanya guna memberikan kami pengetahuan baru buat ibu- ibu namun kader Pekka\ndatang bersama- sama dengan Dinas kependusukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten\nAlor. Ini pertanda sebuah kerja sama yang baik, dan pastinya juga banyak\ninformasi- informasi baru buat desa. <\/p>\n\n\n\n

Pembicara adalah Dinas kependudukan dan Pencatatan sipil serta dari tim\nPekka. Semangat dan antusias dari semua yang hadir. Dalam penyampaian tentang\nPekka, diawali dengan perkenalan diri, setelah itu penyampaian tentang Pekka\ndari awal keberadaannya hingga saat ini serta apa saja yang dilakukan sehingga\nkelompok\/ organisasi ini kompak. Program ini datang tidak membawa uang. Dalam\ntas hanya ada buku, pensil, pena, tapi setelah mendengar tujuan, sasaran, serta\nkegiatan- kegiatan yang dilakukan lalu ibu-ibu mau bergabung silahkan\nmendaftarkan diri dalam form yang sudah disiapkan ataupun ibu- ibu tidak mau\nbergabung juga tidak apa- apa karena di sini tidak ada unsur paksaan.<\/p>\n\n\n\n

Sebulan keberdaan kami disini begitu banyak guyuran dana baik dari\npertanian dan perkebunan dan peternakan baik barupa peralatan dan ada dana desa\nuntuk kelompok, tapi kalau pola pikir kita masih menganggap bahwa uang ini\norang punya (pemerintah) maka kehidupan masyarakat tetap seperti ini susah dan\nsusah bahkan 5 tahun atau 10 tahun ke depan lebih parah lagi sehingga sistemnya\nharus dirubah, sumberdaya manusianya disiapkan dulu soal pola pikir.<\/p>\n\n\n\n

Luar biasa di sesi diskusi banyak ibu- ibu yang bertanya tentang bantuan-\nbantuan sosial seperti BPJS, KIS dan PKH, kami sudah memiliki legalitas lengkap\nlalu kenapa kami tidak mendapat program tersebut hanya untuk orang yang punya\nkehidupan sudah baik, tutur ina Yosefina Duka. kepala desa menjawab bahwa tugas\nkami itu sebagai distributor semua kartu- kartu itu datang, tugas kami sebatas\nmembagi kadang kami ditanya soal kegunaannya, yah kami juga tidak tahu, tutur\nkepala desa. <\/p>\n\n\n\n

Disini kita bisa tahu bahwa sosialisasi tentang kegunaan dan fungsi dari\nkartu- kartu tidak nampak di sini. Informasi tidak sampai pada sasaran.<\/p>\n\n\n\n

Ini adalah peran kita semua untuk keluar dari kemiskinan ini, miskin bukan\nberarti tidak makan atau minum tapi miskin dalam hal informasi, pendidikan, dan\nlain- lain.<\/p>\n\n\n\n

Rencananya ibu- ibu banyak yang berminat namun diminta oleh kepala desa\nbahwa dengan.melihat waktu kalau bisa ibu datang lagi.langsung menemui ibu- ibu\nuntuk membahas lebih lanjut lagi. Akhirnya kami sepakat untuk ada pertemuan\nlanjutan. <\/p>\n\n\n\n

Kontributor:\nPetronela, kader Pekka Alor, NTT<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Sosialisasi Program Pekka di Desa Aimoli","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sosialisasi-program-pekka-di-des-aimoli","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-19 04:15:40","post_modified_gmt":"2020-10-19 04:15:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=965","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":944,"post_author":"4","post_date":"2020-10-16 09:39:34","post_date_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content":"\n

Kamis pagi udara sangat dingin jam sudah menunjukkan jam 8.00 di mana kami\nakan berjalan menuju desa Peulanteu  LB\nakan mengadakan pelatihan Visi Misi di kantor Keuchik Peulanteu LB, Kecamatan\nArongan Lambalek, Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n

Pada pelatihan ini Serikat Pekka Peulanteu LB dikunjungi oleh Keuchik dan\nTuha Peut untuk melihat  keadaan Serikat\nPekka Peulanteu, Keuchik sangat mendukung semua kegiatan Pekka.<\/p>\n\n\n\n

Pelatihan visi misi diadakan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Sebelum acara\ndimulai pembacaan do'a terlebih dahulu supaya kegiatan berjalan lancar, do'a\ndibacakan oleh ibu Aisyah. Peserta yang hadir 20 orang anggota Serikat Pekka .<\/p>\n\n\n\n

Kemudian pelatihan ini dimulai dengan materi penguatan kelompok  dengan perkenalan nama terlebih dahulu, Setelah\nitu baru masuk sesi di mana masing-masing peserta diberikan potongan gambar\nuntuk memilih yang akan menjadi keadaan mereka dari potongan gambar itu bisa\nbercerita tentang kehidupan mereka. Terkadang kehidupan ini ada yang sedih dan\nada yang senang, Dari situ peserta bisa\nberbagi  juga bisa menuju perubahan\nsetelah masuk Pekka. <\/p>\n\n\n\n

Pada sesi 2 ini peserta kembali dibagi 2 kelompok,di mana masing-masing peserta\nmelihat posisi Pekka, ternyata mereka masih dekat\ndengan lingkungan keluarga.\nDari potong  itu bisa membuat dan memahami letak posisi\nPekka  yang sebenernya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah itu peserta di bagi lagi dalam 2 kelompok, untuk dapat membuat\ntugas melihat posisi dan kondisi Pekka dan memimpikan kehidupan  mereka menuju perubahan.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan motivasi kelompok adalah untuk memberikan motivasi pada anggota\nuntuk berkelompok terutama kelompok yang baru terbentuk,Dan memberikan gambaran\ncara bekerjasama dan berkomunikasi dalam kelompok dan bagaimana menggali\npotensi diri.falsafah berkelompok bertujuan mengetahui pentingnya berkelompok\ndan memotivasi anggota dan dalam komunikasi berkelompok itu penting tujuan cara\nberkomunikasi yang baik ,dan ada juga faktor-faktor penghambat\nkomunikasi,karena dalam berkelompok harus terbuka dalam penyampaian dan tidak\nboleh berbisik.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pelatihan ini banyak dibawa permain dari permainan itu peserta bisa\nmengambil hikmah dan mengerti akan berkelompok.<\/p>\n\n\n\n

Kontributor:<\/strong>Erna<\/strong>wati,\nkader Pekka Aceh<\/strong><\/strong><\/p>\n","post_title":"Penguatan Kelompok Pekka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penguatan-kelompok-pekka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-10-16 09:39:34","post_modified_gmt":"2020-10-16 09:39:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"http:\/\/jwp.pekka.or.id\/home\/?p=944","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_25"};

Page 6 of 11 1 5 6 7 11
Page 6 of 11 1 5 6 7 11